Viral Tewas di Vegas Club, Wali Kota Padang: Jika Ada Kelalaian, Izin Kami Bekukan!
Padang, FAKTAONE NEWS- Kematian wanita berinisial IP (24) setelah tumbang dipanggung DJ Vegas Club Padang berbuntut evaluasi serius dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Pemerintah tidak hanya menyoroti peristiwa tersebut, tetapi juga akan memeriksa izin dan operasional tempat hiburan malam itu.
Wali Kota Padang, Fadly Amran menegaskan, pengelola tidak akan lepas dari evaluasi apabila ditemukan pelanggaran maupun kelalaian yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
Bahkan, lanjut Fadly Amran, Pemko Padang membuka kemungkinan membekukan izin penjualan minuman beralkohol apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya kelalaian pengelola.
“Jika terbukti ada kelalaian pengelola, Pemko Padang berwenang penuh membekukan izin penjualan minuman beralkohol di tempat tersebut,” tegas Fadly, Senin (14/09/26).
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (13/09/26) dini hari. IP dilaporkan tumbang setelah berada di area panggung DJ Vegas Club, kawasan Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.
Peristiwa kemudian menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan korban berada diatas panggung beredar di media sosial. Dalam video tersebut, korban terlihat membawa sebuah botol minuman dan menyerahkannya kepada DJ sebelum kemudian tumbang.
Datang Tengah Malam, Tak Lama Kemudian Tumbang
Berdasarkan informasi yang diperoleh kepolisian, IP tiba di Vegas Club sekitar pukul 00.27 WIB untuk melakukan reservasi tempat dan memesan minuman.
Sekitar pukul 00.45 WIB, 2 (dua) teman laki-laki korban datang dan bergabung dimeja yang sama. Rangkaian kejadian setelah itu kini menjadi bagian dari penelusuran polisi.
Menurut keterangan salah seorang teman korban kepada awak media, IP sebelumnya hendak bertemu dengan 2 (dua) rekannya untuk duduk dan minum kopi. Karena tempat pertama yang mereka datangi penuh, mereka kemudian berpindah hingga akhirnya menuju Vegas Club Padang.
Di lokasi tersebut, lanjutnya, IP kemudian naik ke panggung untuk memberikan minuman kepada DJ. Setelah itu, ia tiba-tiba tumbang.
“Setelah IP tumbang dan mau kami bawa ke rumah sakit, pihak tempat menahan kami agar menyelesaikan pembayaran. Pembayaran selesai, baru IP bisa dibawa ke rumah sakit,” tutur salah satu warga.
Polisi Turun Tangan
Kapolsek Padang Selatan, AKP Nirdes Ali mengatakan polisi mengetahui kejadian tersebut setelah informasi mengenai korban beredar di media sosial.
Meski tidak menerima laporan resmi pada awal kejadian, polisi tetap melakukan penelusuran untuk memastikan informasi yang beredar sekaligus mengetahui identitas korban dan rangkaian peristiwa yang terjadi.
Garis polisi juga terlihat terpasang didepan Vegas Club pada Senin (14/09/26), sementara akses menuju bagian dalam tempat hiburan tersebut dibatasi.
Penyebab Kematian Belum Dipastikan
Ditengah berbagai informasi yang beredar, polisi belum menyimpulkan penyebab medis kematian IP.
Karena itu, dugaan bahwa korban meninggal akibat minuman tertentu, narkotika, atau faktor lainnya belum dapat dinyatakan sebagai fakta sebelum ada hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.
Pemko Padang kini menunggu hasil evaluasi dan penyelidikan tersebut
Langkah pemerintah dapat menjadi lebih tegas apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan perizinan maupun kelalaian pengelola. Terlebih, Pemko Padang sebelumnya telah menegaskan bahwa usaha hiburan malam wajib mematuhi aturan operasional dan perizinan. Pelanggaran dapat berujung pada sanksi, mulai dari teguran, denda administratif, penghentian kegiatan, hingga pencabutan izin.
Kematian IP kini tidak hanya menjadi perkara penyelidikan kepolisian. Peristiwa tersebut juga membuka kembali sorotan terhadap pengawasan tempat hiburan malam di Kota Padang, terutama soal izin, operasional, keselamatan pengunjung dan pengawasan terhadap peredaran minuman beralkohol.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi / klarifikasi dari Vegas Club Padang.
Team
Belum ada Komentar untuk "Viral Tewas di Vegas Club, Wali Kota Padang: Jika Ada Kelalaian, Izin Kami Bekukan!"
Posting Komentar