Sebanyak 86 Siswa Keracunan Usai Menyantap Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pariaman
Kota Pariaman FAKTAONE. Sebanyak 86 Siswa keracunan setelah menyantap hidangan Makanan Bergizi Gratis (MBG) dengan menu ayam goreng saos lada hitam yang disediakan oleh jasa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Duta Cahaya Bangsa, Pasir Pauh, Pariaman Tengah. Diantaranya 79 Siswa MTSN 1 Kota Pariaman dan beberapa Siswa dari SMPN 1 Kota Pariaman, Senen (14/9/26) pukul 10.00 WIB
Pada jam istirahat, beberapa murid yang ditugaskan piket hari tersebut, diperintahkan oleh guru pengajar untuk melakukan pengambilan kotak MBG yang telah tersedia di pekarangan sekolah MTSN. Setelah hidangan disantap, mereka melanjutkan kembali proses belajar mengajar. Selang beberapa menit kemudian, beberapa siswa mulai mengeluhkan sakit perut, muntah, pusing dan merasakan gatal pada bagian mulut kepada guru pendidik
Dengan adanya gejala tersebut, kemudian siswa yang diyakini keracunan makanan MBG, segera dibawa ke Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) untuk menjalani pemeriksaan, namun karena keadaan siswa semakin parah dan semakin bertambahnya korban, maka pihak sekolah menghubungi pihak RS. Muhammad Yamin di Kampung Baru, Pariaman Tengah, untuk melakukan perawatan medis
Banyaknya jumlah siswa yang menjalani perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD), RS. Muhammad Yamin, mengalami over kapasitas, sebagian siswa kemudian dilarikan ke RS. Sadikin, Padusunan, Pariaman Selatan
Kepanikan terlihat jelas dari Siswa dan Guru pendidik dengan adanya bunyi sirine ambulan yang datang silih berganti. Saat itu, Kepala Sekolah MTSN Tarmizi, segera menghentikan kegiatan belajar mengajar dan terus mengontrol perkembangan kondisi siswa
Di RS. Muhammad Yamin, Walikota Pariaman, Yota Balad dan Wakil DPR Kota Pariaman, Yogi Firman, hadir dan memantau langsung kondisi seluruh siswa yang ditangani pihak medis. Dari jumlah 86 siswa, satu orang diantaranya dirujuk ke RS. M Jamil, Kota Padang, karena memiliki kondisi kesehatan yang buruk
Pemko Pariaman akan melakukan pengecekan ke dapur SPPG akan peristiwa tersebut, apakah adanya zat berbahaya ataupun kelalaian dari petugas. Jika ditemukan maka pemko akan menindak tegas
Untuk penyelidikan lebih lanjut, dinas kesehatan Kota Pariaman melakukan pengambilan sampel makanan MBG guna melakukan kajian pada salah satu Labor di Kota Padang
Dalam hal belajar mengajar, pihak sekolah MTSN tetap melakukan aktifitas sekolah seperti biasa karena tidak adanya instruksi apapun dari Pemko Pariaman
Kabiro Pariaman (Hikmanul Hakim)
Belum ada Komentar untuk "Sebanyak 86 Siswa Keracunan Usai Menyantap Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pariaman"
Posting Komentar