test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MEDIAONLINE "FAKTA ONE"

Dugaan Solar Subsidi Dialihkan ke Kapal di Pelabuhan Teluk Bayur, Komisi VI DPR Desak Pertamina dan Polda Sumbar Turun Tangan

PADANG — FAKTAONE. Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali menjadi sorotan di Sumatera Barat. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI mengungkap adanya dugaan solar subsidi yang dibeli dari sejumlah SPBU di Sumatera Barat kemudian mengalir ke kapal-kapal yang berada di kawasan Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang.

Dugaan tersebut disampaikan Andre Rosiade usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Kapuh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (20/8/2026).

Menurut Andre, informasi mengenai dugaan aliran solar subsidi tersebut perlu ditelusuri secara menyeluruh. Penelusuran tidak hanya dilakukan pada tingkat SPBU, tetapi juga terhadap jalur distribusi BBM setelah transaksi dilakukan.

Ia menyebut dugaan solar subsidi yang dibeli dari sejumlah SPBU di Sumatera Barat tersebut diduga tidak seluruhnya digunakan oleh masyarakat yang berhak. Sebagian BBM diduga kembali disalurkan hingga ke kapal-kapal di kawasan Teluk Bayur.

"Ini yang harus kita telusuri bersama, dari mana solar subsidi itu dibeli, siapa yang membeli, bagaimana distribusinya, hingga bisa sampai ke kapal," ujar Andre dalam keterangannya.

Dugaan tersebut, kata Andre, kini tengah didalami oleh PT Pertamina bersama Polda Sumatera Barat. Pemeriksaan diharapkan dapat mengungkap apakah terdapat pelanggaran dalam proses pembelian maupun pendistribusian BBM bersubsidi.

Andre juga mendorong agar pengawasan distribusi solar subsidi diperketat. Menurutnya, BBM subsidi merupakan fasilitas negara yang diperuntukkan bagi masyarakat dan sektor yang telah ditetapkan, sehingga penggunaannya harus diawasi agar tidak disalahgunakan.

Sidak di SPBU Kapuh menjadi bagian dari upaya melihat langsung proses penyaluran BBM subsidi di lapangan. Pengawasan tersebut dinilai penting untuk memastikan kuota solar subsidi benar-benar diterima konsumen yang berhak.

Jika dugaan solar subsidi mengalir ke kapal-kapal di Teluk Bayur terbukti, maka perlu dilakukan penelusuran lebih jauh mengenai pola pembelian, volume BBM yang disalurkan, pihak yang terlibat, serta kemungkinan adanya jaringan distribusi ilegal.

Hingga kini, dugaan tersebut masih dalam tahap pendalaman. Karena itu, pihak-pihak yang disebut dalam dugaan penyalahgunaan tersebut tetap perlu diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan sesuai hasil pemeriksaan aparat penegak hukum dan Pertamina.

Team 

Belum ada Komentar untuk "Dugaan Solar Subsidi Dialihkan ke Kapal di Pelabuhan Teluk Bayur, Komisi VI DPR Desak Pertamina dan Polda Sumbar Turun Tangan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan

Iklan Tengah

Iklan Bawah Artikel

Selamat datang di Website portal berita mediaonline kami, Terima kasih telah berkunjung, selamat membaca, tertanda Pemimpin Redaksi: