Kematian NH di Padang Selatan Jadi Sorotan: Keluarga Duga Korban Bullying, Disdik Diminta Bongkar Fakta Secara Transparan
Firman Wanipin, pengamat sosial dan wartawan Harian Umum Rakyat Sumbar, menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Kota Padang harus mengambil langkah tegas dengan membongkar kasus ini secara transparan dan serius. “Perundungan di sekolah bukan masalah sepele yang bisa didiamkan. Dinas pendidikan harus aktif melakukan investigasi, jangan sampai kasus ini hilang tanpa kejelasan,” tegas Firman.
Lebih lanjut, Firman menegaskan pentingnya keterlibatan kepolisian dalam mengusut kasus ini secara tuntas. “Polisi wajib menjalankan fungsi penegakan hukum dengan serius. Jika ditemukan adanya perilaku perundungan yang berujung kematian, pihak terlibat termasuk orang tua pelaku harus mendapat tindakan hukum yang tegas. Penangkapan bahkan penahanan perlu dipertimbangkan sebagai bentuk pendidikan dan peringatan sosial,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Yopi Krislova, telah melakukan pengecekan terkait dugaan perundungan namun belum ditemukan bukti kuat yang mendukung klaim tersebut. Firman mengingatkan bahwa dugaan semata tidak cukup, diperlukan bukti akurat agar kasus ini bisa ditindaklanjuti dengan tepat.
Kasus ini juga menjadi panggilan serius bagi semua pihak—orang tua, guru, sekolah, dan masyarakat—untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan. “Kematian NH harus menjadi titik balik untuk melawan budaya kekerasan dan intimidasi di sekolah demi melindungi anak-anak kita semua,” pungkas Firman.
Team

Belum ada Komentar untuk "Kematian NH di Padang Selatan Jadi Sorotan: Keluarga Duga Korban Bullying, Disdik Diminta Bongkar Fakta Secara Transparan"
Posting Komentar