Gagal Lindungi Anak Didik? Kematian Siswi SD 33 Rawang Akibat Diduga Bullying Berulang Buka Borok Sistem Sekolah di Padang
Padang, Harian Umum Rakyat Sumbar – Kematian tragis siswi kelas 3 SD Negeri 33 Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, memicu keprihatinan dan perhatian serius terhadap fenomena perundungan di sekolah dasar. Korban, berinisial NH (10), diduga menjadi korban perundungan berulang kali sejak kelas 1 oleh siswa yang sama, yang berakibat pada cedera serius di pinggang dan akhirnya meninggal dunia.
Menurut keterangan keluarga, NH pulang ke rumah dengan kondisi ketakutan dan murung, sebelum kesehatannya menurun drastis sehingga harus mendapatkan perawatan rumah sakit. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya cedera internal berupa pergeseran tulang di bagian pinggang. Keluarga menegaskan bahwa dugaan perundungan harus menjadi fokus utama investigasi demi keadilan bagi korban.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pengumpulan informasi dan belum mendapatkan bukti kuat yang mendukung klaim perundungan tersebut dari pihak sekolah. Pernyataan ini memunculkan kekhawatiran mengenai kesiapan dan keseriusan instansi pendidikan dalam menangani isu sensitif ini secara menyeluruh.
Firman Wanipin, pengamat sosial dan wartawan Harian Umum Rakyat Sumbar, menekankan pentingnya penanganan yang transparan dan proaktif oleh Dinas Pendidikan. “Perundungan bukan isu yang bisa dianggap enteng. Dinas Pendidikan harus membuktikan komitmennya dengan melakukan penyelidikan yang mendalam dan memberikan perlindungan maksimal pada siswa,” ujarnya.
Firman juga mengingatkan perlunya keterlibatan aparat penegak hukum dalam mengusut setiap kasus perundungan yang berujung pada korban meninggal dunia. “Jika ditemukan bukti pelanggaran, penegakan hukum harus dilakukan tanpa kompromi agar tercipta efek jera dan mencegah kejadian serupa di masa depan.”
Kasus ini mengangkat peringatan keras bagi seluruh pihak terkait untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan fisik maupun psikologis.
#FirmanWanipin #Perundungan #SDRawang #Pendidikan #KeadilanAnak #HarianUmumRakyatSumbar

Belum ada Komentar untuk "Gagal Lindungi Anak Didik? Kematian Siswi SD 33 Rawang Akibat Diduga Bullying Berulang Buka Borok Sistem Sekolah di Padang"
Posting Komentar