Antrean BBM Subsidi Kembali Panjang di Sumbar, Warga Kampung Damin: "Antrinya Kayak Macet
*PADANG* — Keluhan warga terkait sulitnya mendapatkan BBM bersubsidi kembali ramai di media sosial Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah video dan foto antrean panjang kendaraan di berbagai SPBU beredar luas dan memicu keresahan publik.
Salah satu titik yang paling disorot adalah SPBU Kampung Damin, Kota Padang. Berdasarkan unggahan warga, antrean kendaraan roda dua dan roda empat di lokasi tersebut mengular hingga ke bahu jalan dan menyerupai kemacetan.
"Sudah 2 jam lebih nunggu, giliran mau dapat malah dibilang Pertalitenya habis. Antreannya panjang kali, kayak macet," tulis salah satu warga di kolom komentar.
Keluhan serupa juga muncul dari berbagai daerah lain di Sumbar. Umumnya warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM jenis Pertalite dan Solar subsidi di SPBU terdekat tempat tinggal mereka. Beberapa warga bahkan mengaku harus berpindah-pindah SPBU untuk mendapatkan BBM.
Kondisi ini mengingatkan pada peristiwa serupa yang terjadi beberapa bulan lalu. Saat itu Pemprov Sumbar bersama PT Pertamina menyatakan bahwa kelangkaan sementara disebabkan oleh gangguan cuaca di jalur distribusi laut. Untuk mengatasinya, Pertamina menambah pasokan melalui jalur darat dari terminal BBM Siak, Jambi, dan Sibolga.
"Stok BBM sebenarnya mencukupi karena Sumbar sudah mendapat tambahan kuota. Yang terjadi hanyalah kendala teknis distribusi," ujar Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat itu.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi terbaru dari Pertamina maupun BPH Migas terkait penyebab antrean panjang yang kembali terjadi di sejumlah SPBU Sumbar, termasuk di Kampung Damin.
Sementara itu, warga berharap ada langkah cepat dari pihak terkait agar distribusi BBM bersubsidi kembali normal. Pasalnya, kelangkaan dan antrean panjang ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi pekerja dan pelaku UMKM yang bergantung pada kendaraan.
"Kami cuma minta kepastian. Kalau memang stok aman, tolong distribusinya dilancarkan. Kalau langka, sampaikan dari awal biar kami bisa antisipasi," ujar seorang pengendara ojek online.
Pemprov Sumbar sebelumnya berkomitmen untuk terus memantau situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar penyaluran energi ke masyarakat tidak
Rls

Belum ada Komentar untuk "Antrean BBM Subsidi Kembali Panjang di Sumbar, Warga Kampung Damin: "Antrinya Kayak Macet"
Posting Komentar