Barcode MyPertamina Diduga Disalahgunakan, Pemilik Temukan Ratusan Riwayat Pengisian BBM
Sumbar - FAKTAONE..Sebuah unggahan yang viral di media sosial TikTok kembali memicu perhatian publik terhadap sistem distribusi BBM bersubsidi melalui aplikasi MyPertamina. Seorang pengguna TikTok dengan akun @RYAN mengaku menemukan kejanggalan pada riwayat transaksi barcode BBM yang terdaftar atas kendaraannya dan diduga telah digunakan tanpa sepengetahuan maupun persetujuannya di SPBU 14.273.591 KTK.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, pemilik akun mengungkapkan bahwa dirinya hanya pernah melakukan pengisian BBM di SPBU tersebut sebanyak satu kali sekitar satu tahun lalu. Namun saat melakukan pengecekan terhadap riwayat transaksi barcode kendaraan yang terdaftar di sistem MyPertamina, ia mengaku terkejut karena menemukan catatan transaksi pengisian BBM yang jumlahnya mencapai ratusan kali.
Melalui keterangan yang ditulis menggunakan bahasa Minang, pengunggah mempertanyakan bagaimana barcode yang terdaftar atas kendaraannya dapat digunakan berulang kali di SPBU yang sama, padahal menurut pengakuannya ia tidak pernah lagi melakukan pengisian BBM di lokasi tersebut.
Pemilik akun menduga barcode kendaraan miliknya telah digunakan oleh pihak lain tanpa izin. Menurutnya, apabila dugaan tersebut benar terjadi, maka kondisi itu berpotensi merugikan masyarakat yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku.
Unggahan tersebut juga menandai sejumlah akun media sosial kepolisian, termasuk akun yang dikaitkan dengan Polda Sumatera Barat dan Polres Solok Kota. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk permintaan perhatian dan tindak lanjut terhadap persoalan yang sedang dipersoalkannya.
Tidak hanya itu, akun @RYAN secara terbuka meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait mengenai dugaan penggunaan barcode tersebut. Ia bahkan memberikan tenggat waktu 2 x 24 jam untuk memperoleh penjelasan resmi.
"Saya hanya pernah mengisi di sana satu kali. Setelah saya cek, transaksi pengisian menggunakan barcode kendaraan saya sudah ratusan kali. Jika tidak ada penjelasan, saya akan terus memperjuangkan persoalan ini," tulisnya dalam unggahan yang kini ramai diperbincangkan warganet.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak SPBU maupun pihak terkait mengenai dugaan penggunaan barcode tersebut. Sementara itu, unggahan tersebut terus menuai beragam tanggapan dari masyarakat yang meminta adanya penelusuran dan klarifikasi untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
TIM

Belum ada Komentar untuk "Barcode MyPertamina Diduga Disalahgunakan, Pemilik Temukan Ratusan Riwayat Pengisian BBM"
Posting Komentar