Tim gabungan Sat Brimob Polda Sumut bersama Ditreskrimsus Polda Sumut menindak aktivitas tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal.
MEDIA FAKTA ONE. Tambang tersebut berada di sekitar aliran Sungai Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sebanyak 14 ekskavator. Sebanyak 12 alat berat ditemukan langsung di lokasi tambang, sementara dua lainnya diamankan di perjalanan saat hendak menuju area penambangan.
Selain alat berat, polisi juga mengamankan tujuh orang pekerja tambang yang memiliki peran berbeda, mulai dari penambang hingga juru masak.
Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Rantau Isnur Eka mengatakan, penindakan tambang emas ilegal tersebut merupakan perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto.
Menurutnya, saat ini pihak kepolisian masih mendalami status hukum para pekerja yang diamankan sambil mengumpulkan berbagai barang bukti di lokasi, seperti mesin dan pompa tambang.
Lokasi tambang sendiri berada di kawasan hutan dengan akses yang cukup sulit. Untuk mencapai area tersebut, perjalanan dari pemukiman warga membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam menggunakan sepeda motor atau kendaraan 4x4.
Sepanjang perjalanan, petugas harus melewati jalan terjal, hutan belantara, serta jalur berlumpur dan rusak. Dari titik terakhir kendaraan, petugas masih harus berjalan kaki sekitar tiga kilometer untuk mencapai lokasi tambang.
Di area penambangan, terlihat kondisi bantaran sungai yang sudah rusak akibat aktivitas pengerukan menggunakan alat berat. Tumpukan batu sungai, pasir, dan tanah tampak memenuhi lokasi tersebut.
Selain itu, ditemukan juga berbagai peralatan untuk memisahkan batu, pasir, hingga biji emas. Beberapa tenda pun terlihat berdiri di pinggir sungai yang digunakan sebagai tempat tinggal para pekerja tambang.
TIM

Belum ada Komentar untuk "Tim gabungan Sat Brimob Polda Sumut bersama Ditreskrimsus Polda Sumut menindak aktivitas tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal."
Posting Komentar