LGBT Masuk Dunia Pendidikan Sumbar, Catatan Tahun 2025
Padang FAKTA ONE. Dunia pendidikan Sumatera Barat tingkat sekolah menengah atas terguncang oleh kasus seorang guru kepergok di dalam toilet masjid bersama seorang pemuda di Kelurahan Teluk Kabung Utara, Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Senin pagi (15/12).
Kejadian oknum guru tersebut, membuat masyarakat heboh, bahwa dunia pendidikan Sumatera Barat sudah dimasukan virus LGBT.
Oknum Guru yang belakangan diketahui bekerja di SMAN 11 Padang bernama S (58) diduga berbuat mesum sesama jenis dengan remaja berinisial LVS (18) di toilet Masjid Syarif Cindakir.
Mereka dipaksa keluar dari toilet, remaja LVS bertelanjang dada dengan resleting masih terbuka. Begitu juga guru PNS ini masih terbuka resletingnya, sebahagian pakainnya.
Semua orang pasti prihatin dengan kejadian diatas tersebut, sekarang ditemukan dari hasil diskusi Ninik Mamak Sumatra Barat melalu organisasi LKAAM Sumbar bahwa berdasarkan data yang disampaikan dalam diskusi publik, Sumatera Barat disebut menempati peringkat kelima dengan jumlah kasus LGBT terbanyak di Indonesia.
Dari total penduduk sekitar 5,6 juta jiwa, tercatat sekitar 18 ribu kasus, dengan sebagian besar melibatkan kelompok usia produktif 25–29 tahun.
Tentu meningkatnya kasus LGBT juga dikhawatirkan akan berdampak pada persoalan kesehatan masyarakat, khususnya potensi peningkatan kasus HIV/AIDS yang dapat berujung pada kematian jika tidak ditangani secara serius.
Sekarang menurut Penulis sudah saatnya Pemerintah Propinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota mengantisipasi kasus LGBT ini masuk lebih jauh di dunia pendidikan sumbar, dari catatan Penulis dunia pendidikan setingkat SMP, SD kasus LGBT ini sudah ada acap kali terjadi.
Seperti kasus di daerah Padang Panjang, dimana seorang guru menyodomi puluhan murid sekolahnya, naik keatas di daerah Agam juga terjadi kasus LGBT di pesantren.
Pelakunya merupakan oknum guru atau pendidik di daerah tersebut, andaikan diurai terus, banyak sekali kasus LGBT ini terjadi didunia pendidikan Sumbar.
Akhir tahun 2025 ini, semua elemen memiliki tanggung jawab bersama, tentu Pemerintah Daerah harus terdepan dalam mencegah, mengobati para LGBT ini agar tidak membuat kerusakan didunia pendidikan Sumbar.
Tts
Belum ada Komentar untuk "LGBT Masuk Dunia Pendidikan Sumbar, Catatan Tahun 2025"
Posting Komentar