Lagi-lagi Menejer SPBU 14-251-576 Ganting Padang Bernyanyi, Pemilik SPBU Adalah Mona
Padang, FAKTAONE. – Pusing tujuh keliling, mungkin itulah yang dialami Feri Menejer di SPBU 14-251-576 Ganting Padang. Setelah mengakui secara tak langsung adanya penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU itu, kini dia mengakui siapa pemilik SPBU tersebut.
” SPBU ini bukan milik Pak Gusti Hosen, melainkan milik Bu Mona. Nanti salah informasi. Sekali lagi saya sampaikan bahwa SPBU ini milik Bu Mona. Bu Mona hanya satu manajemen dengan Pak Gusti Hosen”, ujar Feri.
Dugaan penyalahgunaan BBM Subsidi jenis bio solar nyaris hampir tiap hari terjadi di SPBU tersebut. Bahkan pemberitaan dimedia dianggap angin lalu saja oleh pihak SPBU.
Sebelumnya, Feri mengungkapkan kepada RTN bahwa pihaknya baru main kembali setelah beberapa waktu berhenti. “Kami baru main lagi pak. Tolonglah dibantu”, ujarnya.
Feri meminta wartawan RTN untuk melakukan Takedown/menghapus berita yang telah beberapa kali dimuat di Rajateganews.com. Bahkan dia menawarkan sejumlah uang agar berita berita itu di Takedown/dihapus.
” Tolong dihapus beritanya semua pak. Nanti saya kasih uang Rp. 5 juta”, ujarnya kepada wartawan RTN.
Dengan adanya permintaan take down berita dan mencoba menyuap dengan sejumlah uang, membuat RTN bertanya-tanya ada apakah di balik permainan penyalahgunaan BBM Subsidi tersebut.
Diberitakan sebelumnya praktek mafia BBM Subsidi jenis bio solar yang terjadi di SPBU itu tak hanya menguntungkan para mafia. Akan tetapi oknum di SPBU tersebut juga menikmatinya.
Hal ini terkuak dari Anton (nama samaran) yang merupakan sumber RTN dan anak pompa di SPBU itu. Menurutnya, oknum manajer dan beberapa anak pompa di SPBU itu mendapatkan jutaan rupiah setiap harinya dari mafia BBM Subsidi. Harga bio solar yang seharusnya dijual Rp. 6800/liter itu dijual kepada mafia dengan harga Rp. 7.200 sampai 7.300 per liternya.
“ Jika dikalkulasikan sehari 10.000 liter bio solar yang disalahgunakan, maka oknum manajer dan anak pompa bisa mendapatkan 4-5 juta setiap harinya. Praktek seperti ini telah berjalan bertahun tahun lamanya. Kalau dikalkulasikan setahun mereka mendapatkan sekitar 1,5 Milyar. Nah, jika dikalikan 5 tahun? Tentu mereka mendapatkan uang sekitar 7,5 Milyar. Ini berarti ada sekitar 7,5 Milyar uang subsidi untuk rakyat yang dimakan mereka”, ujar Anton.
Dia juga menambahkan, uang yang diperoleh dari BBM Subsidi itu diduga juga dibagi-bagi untuk oknum penegak hukum. Mulai dari oknum di Polsek Koto Tangah hingga di Polda Sumbar.
“Silahkan investigasi dan tindak lanjuti info dari saya ini. Saya pastikan bapak akan terkejut setelah mengetahuinya nanti kemana aliran dana permainan BBM subsidi itu. Lebih parahnya lagi, pemilik SPBU ini saya rasa tidak mengetahui permainan tersebut”, ujarnya.
Hasil pantauan RTN di SPBU itu beberapa waktu lalu memang terlihat jelas beberapa mobil pelangsir bolak balik ke SPBU itu. Mobil berjenis cold Diesel boks dan L 300 boks tanpa plat nomor bolak balik mengisi bio solar. Hal ini disinyalir agar tidak terbaca plat nomor mobil tersebut dengan barcode yang ada. Lebih parahnya, barcode disediakan langsung oleh anak pompa.
_(Nantikan berita selanjutnya)_ . (Alizar)
Belum ada Komentar untuk "Lagi-lagi Menejer SPBU 14-251-576 Ganting Padang Bernyanyi, Pemilik SPBU Adalah Mona"
Posting Komentar